9 Tahun Jadi Komunitas, RCP Tunggu Diresmikan Sebagai UKM

Foto: Marthin Siagian

Medan | Neraca - Bertepatan 2 Mei 2016, RCP (Robotic Center Polmed) menampilkan karya handmade berupa robot terbang di akhir peringatan upacara Hari Pendidikan Nasional. Komunitas yang baru beberapa waktu lalu mengikuti Kontes Robot Indonesia kategori robot pemadam api beroda dan robot pemadam api berkaki di Politeknik Caltex Riau (PRC) ini akan kembali mengikuti kontes robot terbang Indonesia Agustus mendatang.


Memiliki 40 lebih anggota yang terdiri dari Prodi Elektronika, Telkom, CE dan Konversi Energi, komunitas yang sudah berdiri sejak 2007 ini mengaku membuat sendiri semua robot dari nol dan murni handmade. Ketika ditanyai mengenai harapan, Rahmat Syahputra selaku kepala administrasi menjawab, “Mudah-mudahan di robotik semakin berkembang untuk IPTEK-nya dan Polmed mendukung sepenuhnya kegiatan robotik.”

Berkaitan dengan SK yang sudah didapat dari direktur, RCP berharap agar DPM segera mengesahkan mereka sebagai UKM.

“Kami sendiri masih bingung karena DPM belum mengesahkan kami, tapi direktur sudah mengesahkan kami melalui SK. Kemarin kami dapat SK dari direktur, udah UKM rupanya kita? Kami pun terkejut,” ujar Eka selaku humas.

Sementara itu Sofian Nasution selaku Ketua Komisi III DPM bidang Pengawasan UKM dan HMPS menjelaskan, "Secara institusi di Polmed mungkin sudah diakui sebagai UKM karena mereka sudah klaim dapat SK dari direktur. Namun di Keluarga Mahasiswa (KEMA), mereka belum diakui sebagai UKM karena masih dalam proses menjadi UKM." (RWH)

Related

Kampus 3420405267981942083

Post a Comment

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Gallery

Twitter

item