Tiga Pagi



                    Oleh: Syifa Irhamna


Halu dan batu adalah pembunuh nomor satu
Menyapu hamparan tajuk yang kian merayu
Menelusuri ruang tabu yang keras membeku

Ingin atmaku bertemu ragamu
Namun menyapa saja aku tak mampu
Angin ribut pun seolah membisu

Boleh bertanya? 
Kapan aku memilikimu? 

Ku terbelenggu pada mimpi yang kutata sendiri
Ku menari diatas tumpukan jerami berduri
Suka cita bernyanyi atas halusinasi
Kukira semua ini baik dan terkendali
Nyatanya kau pergi
Jauh sebelum aku menyadari

Patah hati sebelum memiliki
Kadang kisahku selucu ini

Sudah pagi? 
Cepat sekali
Tanpa ku sadari

Baiklah, aku harus bersiap untuk terlihat bahagia kembali
Sampai bertemu lagi di jam tiga pagi

Related

Sastra 3328254636722541486

Post a comment

emo-but-icon

Iklan

Translate

Hot in week

Recent

Comments

Instagram

Twitter

item